Postingan

Legacy

Pagi Datangnya perlahan... Langkahmu tersenyum Setiap hari... Ku mulai jatuh cinta Tapi belum selebihnya... Lalu kembali Ke arah sebelum  datangnya perlahan Ku masih terdiam Terpaku secerah pagi itu... Aku pun Dalam malam melihat Keraguan akan adanya Dan aku pun berhenti berhati Menutup langkah ke setiap datang pagi Hingga tersisa amarahmu Atas keheningan pergiku

Lights

kau yg kekal di pikiran ini ingin memiliki tapi tangan ini tak sanggup kau yg kekal di dalam hati ini ingin mencumbu tapi bibir ini tak sanggup kau yg kekal di atas benci ingin ku menghilangkan tapi ini tak sanggup lelah....hanya bisa berharap ingin...cuma rasamu itu hanya buaian belaka

Rasa Yg Berarti

pagi itu indah,hangat... dinginku pun hilang kulihat kau tersenyum seperti itu lah rasanya dan bila kita ditakdirkan ...bahagia...itu lah rasanya bila kita slalu bersama ...indah....itu lah rasanya namun... kenyataan kini kau pergi dengan luka ..sakit...itu lah rasanya kau pergi dengan amarah ...menyesal...itu lah rasanya dan itu pun tak berguna kini merelakan mu hilang menyadari ada sebuah rasa rasa yg berarti dan ku harus jalani waktu tanpamu

Kenyataannya Perih

masih ingat luka yg dulu sa'at kenyataan itu perih terdiam lama aku acuhkan mu agar luka itu berkurang kini... coba menata bagian yg hilang tapi mungkin sudah terlambat dirimu bukan dirimu yg dulu sebagian aku benci karena satu kesalahan mu itu... tapi sejujurnya... aku masih mengharapkanmu walau sulit bagiku dan jalan ku harus begini mencintai tanpa dicintai apakah harus... bahagia dalam perih bahagia dikepalsuan... entahlah

Malu Mencipta Pelangi

langit mulai menurunkan hujan yg menari nari indah kebumi mata hanya bisa mengagumi hayal menjadi peran utamanya bibir seolah penonton bisu langkah kaki pun diajaknya begitu sebagai seorang laki laki yg tengah berdahaga harus terdiam melihat hujan bukan aku takut dingin bukan karena takut kotor tapi ketika hujan itu turun kaki ku tak bergerak kaku tanganku....lemas... dan lagi lagi....hanya bisa terdiam dibalik jendela... sambil ku tuliskan dikaca dalam embun.. aku suka kamu hujan....

Lebay Mode On

Gambar
sok rek naun deui?semuanya berharap pasti yang lebih baik... dan ketika masa lalu itu mulai dan mencoba menyiram air garam diatas luka lama.....aing cuma bisa ketawa..hahhahahaha... yeahh...dan itu membuat aing tersadar...kalo aing berharap semoga tuhan mempertemukan orang yg butuhin bukan yg aing mau....coz u know what... no mater she come from...even that from aonther stars i will take care of her forever and after even i'm not a romantic person as long as we can be happiest together i'll promise i will be the first one who gave my shoulder when she need it till death do us part

Rintik Kerinduan

itu bukan titik bukan pula garis tapi kerinduan yg tumpah sa'at awan pikiran lelah menampung menjadikannya pekat dalam kesatuan kerinduan pun berjalan ke sungai perlahan tapi pasti mengalir derasnya sungai itu bisa saja kamu..bisa saja tapi mungkin bukan lautan walau aku berharap itu kamu